KOMPARASI TOYOTA FORTUNER NON-VNT VS MITSUBISHI PAJERO SPORT NON-VGT

KOMPARASI TOYOTA FORTUNER NON-VNT VS MITSUBISHI PAJERO SPORT NON-VGT

December 25, 2018 0 By admin

Dua market leader di segmen medium ladder frame SUV, Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport, mampu membungkam kompetitornya, sebut saja Ford Everest, Chevrolet Trailblazer, Isuzu MU-X, dan Nissan Tera. Keduanya saling berebut pasar dan seringkali dikomparasikan di forum-forum otomotif. Komparasi berikut TIDAK mencakup Fortuner VNT atau Pajero Sport Dakar, namun hanya akan membandingkan Toyota Fortuner (non-VNT) dengan keiritan dan Aftersales Service-nya, dan Mitsubishi Pajero Sport (non-VGT) dengan kebuasan tenaganya.

Komparasi Spesifikasi Teknis

Toyota Fortuner Mitsubishi Pajero Sport
DIMENSI
Panjang 4695 mm 4695 mm
Lebar 1840 mm 1815 mm
Tinggi 1790 mm 1840 mm
Wheelbase 2750 mm 2800 mm
Ground Clearane 220 mm 215 mm
Curb Weight 1800 mm 1915-2055 kg
Velg 16″ Alloy (17″ for TRD) 16″ Alloy (17″ for Exceed)
Ban 265/70 R16 (265/65 R17 for TRD) 265/70 R16 (265/65 R17 for Exceed)
SPESIFIKASI MESIN DIESEL
Engine 2.5L 2KD-FTV DOHC 2.5L 4D56 DOHC
Konfigurasi 4 inline cylinder, 16 valve 4 inline cylinder, 16 valve
Turbocharger Yes Yes
Intercooler No Yes
Displacement 2494 cc 2477 cc
Bore x Stroke 92 x 93.8 mm 91.1 x 95 mm
Tenaga 102 PS / 3600 rpm 138 PS / 3500 rpm
Torsi 260 Nm / 1600-2400 rpm 314 Nm / 2000 rpm
Fuel System Common-rail Common-rail
Fuel Diesel Diesel
Konsumsi BBM Dalkot 9-12 km/l 7-11 km/l
Konsumsi BBM Lukot 11-14 km/l 9-14 km/l
SPESIFIKASI MESIN BENSIN
Engine 2.7L 2TR-FE VVT-i DOHC 3.0L 6B31 MIVEC DOHC
Konfigurasi 4 inline cylinder, 16 valve V6 cylinder, 24 valve
Turbocharger No No
Intercooler No No
Tenaga 158 PS / 5500 rpm 217 PS / 6200 rpm
Torsi 241 Nm / 3800 rpm 281 Nm / 4000 rpm
Fuel System EFI EFI
Fuel Gasoline Gasoline
Konsumsi BBM Dalkot 5-8 km/l 5-7 km/l
Konsumsi BBM Lukot 7-12 km/l 7-11 km/l
DRIVE TRAIN
Steering Rack & Pinion Rack & Pinion
Transmisi 5-speed M/T, 4-speed A/T 5-speed M/T, 4-speed A/T
Drive System RWD RWD
UNDERBONE
Suspensi Depan Double Wishbone Double Wishbone
Suspensi Belakang 4-link 3-link
Rem Depan Ventilated Disc Ventilated Disc
Rem Belakang Drum Drum
Sasis Ladder frame Ladder frame
FITUR UTAMA
Touchscreen Head Unit Yes No
MID Yes Yes
Steering Audio Control Yes Yes
AC Electronic with Digital Control Electronic with Analog Control
Airbags Dual Front Dual Front
ABS + EBD Yes Yes
HARGA (BEKAS)
Tahun 2009 200-240 juta 210-240 juta
Tahun 2010 205-250 juta 210-250 juta
Tahun 2011 205-255 juta 215-250 juta
Tahun 2012 220-260 juta 220-260 juta

Komparasi Desain dan Dimensi

Baik Fortuner maupun Pajero Sport memiliki bahasa desain tersendiri. Fortuner yang tak lekang oleh waktu memiliki desain yang berwibawa dengan desain simpel namun gagah khas SUV. Pajero Sport dengan desainnya yang unik dan sedikit membulat mengedepankan kesan macho dan nuansa adventurous. Keduanya memiliki pasar tersendiri tergantung preferensi desain dari konsumennya.

Ukuran velg dan ban antara keduanya juga sama. Untuk tipe standar (Fortuner G/V dan Pajero Sport GLX/GLS) dibekali dengan velg 16 inch dengan ban 265/70 R16, sedangkan untuk tipe lebih tinggi (Fortuner TRD dan Pajero Sport Exceed) dibekali dengan velg 17 inch dengan ban 265/65 R17. Keduanya memiliki overfender berukuran cukup besar yang terlihat gagah.

Dimensi keduanya cukup bongsor, namun wajar untuk sebuah SUV bersasis ladder frame. Paling tidak, bentuknya masih cukup proporsional, tidak terlalu panjang seperti Ford Everest yang panjangnya mencapai 5 meter untuk generasi yang sama.

Komparasi Performa Mesin dan Driving Impression

Mesin diesel pada Fortuner hanya mampu menghasilkan tenaga sebesar 102 PS yang mana sangat kecil untuk body nya yang besar, sedangkan mesin diesel pada Pajero Sport dengan intercooler-nya mampu mengasilkan tenaga sebesar 138 PS meskipun bobotnya sedikit lebih berat. Namun, Fortuner terasa lebih responsif dalam putaran bawah, artinya dari keadaan diam, akselerasinya lebih baik. Sedangkan Pajero Sport, karakter mesinnya terasa buas di putaran atas, namun akselerasi awal terasa berat.

Mesin bensin milik Fortuner bisa dikatakan inferior jika dibandingkan dengan Pajero Sport. Secara kapasitas sudah berbeda 300 cc dan Pajero Sport berkonfigurasi silinder V6. Meskipun merupakan mesin berkapasitas terbesar di kelas 4 silinder segaris, tenaga mesin bensin Fortuner hanya sekitar 158 PS, hanya sedikit lebih besar dari CRV 2400 cc.

Untuk handling, keduanya cukup payah. Gejala bodyroll sangat terasa ketika bermanuver baik pada Fortuner maupun Pajero Sport. Namun, Pajero Sport terasa lebih stabil ketika dipacu pada kecepatan tinggi di jalanan lurus, sedangkan Fortuner terasa melayang.

Untuk mengurangi limbung yang berlebihan, suspensi kedua SUV ini dibuat keras. Hal ini berdampak negatif pada kenyamanannya. Bantingan suspensi Fortuner sedikit lebih empuk, namun masih kurang nyaman dibandingkan SUV-SUV monokok.

Komparasi Interior dan Fitur

Desain Interior Fortuner sama persis dengan yang digunakan pada Innova. Kesamaan ini bisa berarti positif dan negatif. Positifnya, ruang kabin terasa lega, meskipun tak selega Innova. Selain itu, penggantian komponen interior juga lebih mudah didapatkan karena bisa disubstitusikan dengan Innova. Negatifnya, nuansa interior terasa tidak lebih mahal dari sebuah MPV ladder frame yang banyak digunakan armada travel.

Di sisi lain, Pajero Sport memiliki desain interior yang sedikit terasa lebih sporty. Namun, ruang kabinnya terasa lebih sempit dari Fortuner, khususnya pada baris kedua dan baris ketiga. Posisi duduk baris ketiga juga terasa lebih jongkok dan tidak nyaman untuk perjalanan jauh. Yang paling buruk, head unit diletakkan di bagian bawah sedangkan di bagian atas hanya ada MID. Hal ini menyulitkan bagi yang ingin mengganti head unit. Untungnya peletakkan head unit dan MID ini diperbaiki pada facelift terakhir.

Selain desain interior, fitur Fortuner juga sama persis dengan Innova tipe V. Varian 2.7 4×4 dibekali dengan tambahan elektric seat untuk sisi driver saja. Meskipun dikenal minim fitur, paling tidak Fortuner sudah dibekali dengan head unit layar sentuh yang tidak dimiliki Pajero Sport. Namun, MID pada Pajero Sport terlihat lebih modern dan memiliki informasi yang lebih banyak, misalkan barometer. Keduanya hanya dibekali dengan fitur keselamatan standar seperti dua buah airbag, ABS, EBD, dan Brake Assist.

Komparasi Harga dan Value for Money

Sebagai market leader, kedua SUV ladder frame ini jauh dari nilai value for money dalam kondisi baru. Harganya terlalu tinggi dibandingakan dengan apa yang diberikan. Mesin yang kurang powerful untuk ukurannya, handling yang buruk, dan kenyamanan yang juga tidak bisa diharapkan. Nilai jual utama dari SUV semacam ini ada pada daya tahan untuk disiksa dan kemampuannya menerjang segala medan.

Untungnya, untuk harga bekas Fortuner non-VNT dan Pajero Sport non-Dakar cukup jatuh dan masih masuk kategori value for money dalam kondisi bekas. Baik Fortuner maupun Pajero Sport bekas dapat dibeli dengan budget setara LMPV baru.

Verdict: Toyota Fortuner non-VNT vs Mitsubishi Pajero Sport non-VGT

Kedua SUV ini memiliki bahasa desain yang berbeda yang masing-masing memiliki pasarnya tersendiri. Keduanya dibekali dengan ukuran velg dan ban yang sama, dan sama-sama dibekali dengan overfender yang gagah. Secara ukuran, keduanya tidak berbeda jauh.

Untuk performa mesin, Pajero Sport lebih unggul baik untuk mesin diesel maupun mesin bensin. Turbodiesel milik Pajero Sport sudah dibekali dengan intercooler. Namun, untuk penggunaan dalam kota yang macet dan lebih sering menggunakan putaran bawah, Fortuner malah lebih responsif untuk stop and go. Secara konsumsi BBM keduanya tak berbeda jauh. Fortuner sedikit lebih irit baik untuk mesin diesel maupun bensin.

Handling dan kenyamanan keduanya termasuk buruk jika dibandingkan dengan SUV monokok semacam CRV atau X-Trail. Suspensi keras namun body roll masih terasa. Bantingan Fortuner terasa sedikit lebih empuk, namun Pajero Sport lebih stabil di kecepatan tinggi di jalan yang lurus.

Fitur yang diberikan pada duo market leader ini tergolong minim. Tidak ada keyless entry, traction control, apalagi stability control. Parahnya, posisi head unit pada Pajero Sport prefacelift berada di bawah tombol pengatur AC yang sulit untuk diganti dengan head unit after market.

Harga baru kedua SUV ini memang cukup mahal. Namun, dengan jatuhnya harga bekas untuk Fortuner non-VNT dan Pajero Sport non-Dakar, dua SUV ini masih layak dibeli. Paling tidak, jika memburu kondisi bekasnya, dengan budget setara Avanza baru, dua SUV ini memberikan image lebih mewah dan durabilitas yang memadai untuk penggunaan segala medan.

Desain Eksterior Mitsubishi Pajero Sport

Desain Interior Toyota Fortuner

Desain Interior Mitsubishi Pajero Sport (Prefacelift)

Mesin Mitsubishi Pajero Sport

Mesin Toyota Fortuner

Kedua SUV ini memiliki bahasa desain yang berbeda yang masing-masing memiliki pasarnya tersendiri. Keduanya dibekali dengan ukuran velg dan ban yang sama, dan sama-sama dibekali dengan overfender yang gagah. Secara ukuran, keduanya tidak berbeda jauh.

Desain Eksterior Toyota Fortuner