AUTOPEDIA – HONDA CR-V (ALL GENERATION)

AUTOPEDIA – HONDA CR-V (ALL GENERATION)

July 6, 2019 2 By admin

Honda CR-V merupakan SUV yang cukup populer di dunia, termasuk Indonesia. Hingga saat ini, Honda CR-V masih menjadi yang terlaris di segmen SUV monokok yang sayangnya hanya ada FWD untuk pasar Indonesia. Honda CR-V kadang juga disebut sebagai crossover karena dibangun dari platform sedan (Honda Civic).

Honda CR-V Generasi Pertama (RD1-RD3) 1997-2002

Honda CR-V RD1-RD4 (Gen1)

Honda CR-V RD1-RD3 (Gen 1)

  • Tahun 1997

Honda CR-V mulai diperkenalkan di Indonesia di tahun 1997 dan didatangkan secara CBU. SUV monokok ini dibangun dari platform yang sama dengan Honda Civic Ferio. Honda CR-V dipasarkan di Indonesia dengan mesin 2000 cc dan berpenggerak roda depan. Ada juga penggerak AWD, namun peredarannya cukup langka.

Mesin B20B berkapasitas 2000 cc yang dipersenjatakan pada Honda CR-V generasi pertama ini hanya mampu menghasilkan 126 HP pada awalnya. Tenaga ini terasa kurang untuk bobotnya yang lumayan berat.

Untuk suspensinya, Honda CR-V sudah menganut sistem suspensi independent di depan (MacPherson Strut) maupun belakang (Double Wishbone). Hal ini menyebabkan honda CR-V cukup nyaman untuk sebuah SUV pada jamannya.

  • Tahun 1999

Menjawab keluhan konsumen soal performa yang kurang, mesin B20B di dalam kap Honda CR-V digantikan dengan B20Z yang lebih bertenaga. Tenaga yang dihasilkan menjadi 146 HP (naik 20 HP) dengan konsumsi BBM yang masih sama berkat peningkatan rasio kompresi.

Generasi pertama ini beredar hingga tahun 2002 yang kemudian digantikan oleh penerusnya, generasi kedua (Honda CR-V RD4-RD9)

Honda CR-V Generasi Kedua (RD4-RD9) 2002-2007

Honda CR-V RD4-RD9 (Gen 2)

Honda CR-V RD4-RD9 (Gen 2)

  • Tahun 2002

Di tahun 2002, Honda CR-V generasi kedua mulai diperkenalkan untuk menggantikan pendahulunya. Desain eksterior dan interior berubah menjadi lebih kotak dan lebih maskulin, dengan ban cadangan yang tetap dipertahankan menggantung di pintu bagasi.

Secara dimensi, generasi kedua ini lebih besar, dengan space kabin yang lebih luas juga. Namun, peletakkan tuas transmisi otomatis di belakang stir membuat mobil ini terasa jadul dibandingkan mobil lainnya dijamannya.

  • Tahun 2005

Setelah 3 tahun beredar, Honda CR-V generasi kedua mengalami penyegaran berupa facelift di bagian eksterior terlihat dari desain grille depan dan bentuk headlamp. Selain itu, velg baru berdiameter 16 inch mulai dibekalkan untuk menggantikan velg 15 inch lama.

Selain perubahan di sektor eksterior, Honda CR-V juga tersedia dengan varian baru bermesin 2400 cc yang lebih bertenaga dan lebih responsif yang dikombinasikan dengan transmisi otomatis saja.

Honda CR-V Generasi Ketiga (RE) 2007-2012

  • Tahun 2007

Di generasi ketiga ini, Honda CR-V (RE) benar-benar mengalami perubahan yang sangat signifikan baik pada bagian eksterior maupun interior. Perubahan ini adalah peruabahan paling drastis yang dialamai oleh Honda CR-V.

Kesan macho dan jadul ditinggalkan jauh-jauh, berevolusi menjadi sebuah SUV yang menawan dan elegan. Desain kotaknya berubah menjadi membuat dengan lekukan yang dinamis. Velg berdiameter 17 inch dipasangkan pada keempat rodanya yang terlihat proporsi. Bahkan, hingga saat ini, desain generasi ketiga ini masih tidak ketinggalan jaman.

Interior pun juga berubah, dengan nuansa warna cerah (beige) yang dipadukan dengan tambahan warna hitam, membuat kabin yang lapang lebih terkesan leluasa. Desain dashboardnya simpel namun tetap fungsional dengan banyak kompartemen yang tersedia. Pengaturan stir pun sudah bisa tilt dan teleskopik.

Dua pilihan mesin dan transmisi tersedia pada generasi ini. Mesin 2000 cc dan 2400 cc bertransmisi manual atau otomatis. Varian 2000 cc menggunakan power steering elektrik (EPS), sedangkan varian 2400 cc menggunakan power steering hidrolik.

  • Tahun 2010
Honda CR-V RE (Gen 3) Facelift #1

Honda CR-V RE (Gen 3) Facelift #1

Di tahun 2010, Honda CR-V RE mengalami minor facelift berupa perubahan kecil di bagian eksterior. Perubahan ini meliputi desain grille, velg, dan bumper. Selain itu, fitur baru juga ditambahkan untuk varian 2400 cc berupa electric seat dan Vehicle Stability Assist (VSA).

  • Tahun 2012

Minor facelift kedua dilakukan pada Honda CR-V RE ditahun 2012. Perubahan kecil ini hanya meliputi aksesoris eksterior (Modulo), wooden panel, serta head unit.

Peredaran Honda CR-V generasi ketiga facelift kedua ini hanya berlangsung kurang dari setahun yang kemudian penjualannya dihentikan dan digantikan oleh generasi ke-empat (Honda CR-V RM).

Spesifikasi Lengkap: Honda CR-V RE (Gen 3)

Komparasi: Honda CR-V RE vs Nissan X-Trail T31

Honda CR-V Generasi Keempat (RM) 2012-2017

Honda CR-V RM (Gen 4)

Honda CR-V RM (Gen 4) Prefacelift

  • Tahun 2012

Kurang dari setahun setelah facelift terakhir dari generasi ketiga, terlahirlah Honda CR-V RM (Gen 4) yang secara desain berubah menjadi lebih membulat, namun masih mewarisi aura dari generasi pendahulunya. CR-V generasi ini disebut sebagai CR-V bisul.

Ada varian baru yaitu Prestige yang merupakan varian tertinggi dan fitur baru yang ditambahkan berupa paddle shift dan cruise control. Interiornya menjadi lebih modern, namun terkesan lebih sempit apalagi dengan nuansa warna gelap di kabin.

Untuk jantung pacunya, mesin yang digunakan masih sama, dengan sedikit sentuhan pada versi 2.4L yang membuat tenaga maksimum meningkat hingga 20 HP yang sayangnya dicapai pada rpm yang sangat tinggi, yaitu 7000 rpm yang mana ini adalah batas redline. Efeknya, tendangan di putaran bawah malah terasa kurang dibandingkan dengan CR-V RE.

Untuk suspensinya, CR-V RM lebih empuk dibandingkan RE sehingga lebih nyaman, namun dengan konsekuensi berkurangnya kesan fun-to-drive. Hal ini diperparah dengan digantikannya Hydraulic Power Steering di menjadi EPS di versi 2.4L.

  • Tahun 2015

Hanya selang 3 tahun masa hidupnya, Honda CR-V RM mengalami facelift di tahun 2015. Facelift ini meliputi perubahan di eksterior dan fitur.

Pada bagian eksterior, bagian grille depan berubah menjadi garis chrome tebal yang menjadi bahasa desain Honda saat ini, Solid Wing Face. 

Varian Prestige mendapat dua tambahan fitur baru yaitu sunroof dan AC dengan fitur nanoe-g yang diklaim dapat membuat udara dalam kabin menjadi lebih bersih.

Spesifikasi Lengkap: Honda CR-V RM (Gen 4)

Honda CR-V Generasi Kelima (RW) 2017-Sekarang

Honda CR-V RW (Gen 5) / CR-V Turbo

Honda CR-V RW (Gen 5) / CR-V Turbo

  • Tahun 2017

Kesan membulat mungkin terlalu feminim bagi CR-V, hingga akhirnya di tahun 2017, Honda CR-V RW atau dikenal sebagai CR-V Turbo diluncurkan dengan desain yang sedikit lebih gagah dan futuristik.

Kesan maskulin memang meningkat, namun tidak signifikan mengingat SUV ini masih terlihat kurang gagah dan besar. Padahal, secara dimensi CR-V RW masih lebih besar dibandingkan pendahulunya, RM. Untuk grille depan, generasi kelima ini mempertahankan bahasa Solid Wing Face yang sudah dibawakan sejak CR-V RM facelift.

Perubahan yang paling signifikan dan paling heboh di Honda CR-V RW ini adalah digantikannya mesin 2.4L menjadi 1.5L turbo yang membuatnya disebut sebagai “CR-V Turbo”. Tidak main-main, mesin baru ini mampu menghasilkan tenaga dan torsi maksimum setara dengan mesin 2.4L yang lama. Keuntungannya, di kondisi stop & go di kepadatan lalu lintas mesin ini mampu menghasilkan efisiensi setara mesin 1.5L namun mampu menyemburkan tenaga setara mesin 2.4L ketika dibutuhkan. Hanya saja, kesan penyaluran tenaga kurang agresif karena transmisi otomatisnya kini menggunakan CVT. Untungnya CVT-nya bisa dipindah secara manual 7-speed meskipun masih terasa “artificial“.

Suspensi Honda CR-V RW ini dibuat lebih empuk, sehingga mampu menyediakan kenyamanan layaknya sebuah MPV. Dampaknya, akurasi pengendalian menurun, tidak seperti CR-V RE yang presisi dan fun to drive.

Spesifikasi Lengkap: Honda CR-V RW (Gen 5) / CR-V Turbo

Seluk-Beluk Honda CR-V

Fun to Drive

Seperti kebanyakan mobil Honda, CR-V juga menjadi salah satu SUV yang fun to drive. Memang masih dibawah Mazda CX-5 namun masih tetap memiliki handling yang sangat mantab. Mengasyikan untuk dikemudikan paling terasa di Honda CR-V generasi ketiga versi 2.4L yang menggunakan hydraulics power steering. Sedangkan untuk versi setelahnya menggunakan EPS.

Durabilitas Mesin

Tidak ada masalah berarti untuk sektor mesin dan sistem mekanikal lainnya. Mesinnya cukup handal dan badak, jarang sekali ada keluhan tentang kerusakan di bagian ini.

Kabin Paling Lega

Di kelas SUV monokok kelas menengah, Honda CR-V memiliki ruang kabin yang paling lega. Lebih lapang daripada Nissan X-Trail, apalagi Mazda CX-5 yang memang agak sempit.

Suspensi Full-Independen

Semua generasi Honda CR-V menggunakan suspensi full-independent dengan MacPherson Strut di depan dan Double Wishbone di belakang. Padahal, hingga saat ini di Indonesia masih banyak mobil yang menganut suspensi semi-independet atau independen di depan saja. Suspensi full-independent ini merupakan nilai plus, dimana ketika melewati berbagai jenis jalan, gerak suspensi mengikuti kontur jalan dan menyesuaikan, sehingga body belakang tidak geser ke kanan/kiri.

Nyaman

Setiap generasi Honda CR-V memiliki karakter suspensi yang berbeda-beda. Suspensi yang terasa cukup nyaman dan empuk ada di generasi pertama (RD1-RD3) dan generasi kelima (RW). Sedangkan yang menyandang handling terbaik dalam lini CR-V adalah generasi ketiga (RE).

VTEC, i-VTEC

Teknologi katup variabel milik Honda layaknya VVT-i atau VVT. Ketika VTEC kicked in, suara mesin berubah dan tenaga mulai melimpah.

Turbocharger

Honda CR-V generasi kelima menggunakan mesin turbocharged 1.5L untuk menggantikan mesin naturally aspirated 2.4L. Di penggunaan normal, konsumsi BBM setara dengan mesin 1500 cc, namun ketika dibutuhkan, mesin mampu menghasilkan output setara mesin 2500 cc tapi dengan konsekuensi konsumsi BBM yang serupa. Nissan X-Trail dan Mazda CX-5 belum ada turbo.

Minim Fitur

Honda CR-V memang dikenal minim fitur meskipun harganya relatif mahal. Namun seiring dengan berjalannya waktu, Honda CR-V mulai menyesuaikan dengan kompetitornya sedikit demi sedikit.

Built Quality

Built quality terasa kurang sesuai untuk harganya. Honda CR-V generasi ketiga (RE) dianggap masih lebih bagus dan niat pembuatannya dibandingan generasi penerusnya (RM).

Power Window Seret

Kasus power window seret lebih awal dibanding mobil lainnya sering terjadi untuk kebanyakan mobil Honda. Dan ini juga terjadi di Honda CR-V.

Engine Mounting

Salah satu komponen yang perlu diperhatikan ketika membeli dalam kondisi bekas. Engine mounting yang aus termakan usia akan menyebabkan getaran mesin merambat ke kabin. Untuk Honda CR-V, harganya cukup mahal.

Kaki-Kaki

Banyak yang berpendapat bahwa kaki-kaki Honda CR-V ringkih. Hal ini tidak sepenuhnya benar. Ringkih, jika dibandingkan dengan SUV ladder frame seperti Fortuner atau Pajero Sport. Namun, jika dibandingkan dengan sekelasnya di segmen SUV monokok seperti X-Trail, Honda CR-V masih lebih tahan disiksa. Penggantian komponen kaki-kaki Honda CR-V yang suspensinya independent tentu lebih menguras kantong dibandingkan mobil lain yang belum independent.

Masalah AC

Beberapa kasus di Honda CR-V RE adalah rusaknya kompressor dan/atau motor fan. Masih dalam taraf wajar akibat pemakaian/umur pakai.

Tuas Transmisi Oblak

Tuas transmisi oblak banyak terjadi di generasi kelima/CR-V Turbo (RW). Tidak ada masalah pada generasi lainnya.